Rabu, 08 Mei 2013

Puisi-Penyesalan (Hujan nyanyian sendu)

Saat ku lelah,aku meyakinkan diriku bahwa aku telah bisa
Entah apa maksud itu semua,tapi aku ingin yang terbaik
Saat aku mendengar rintik hujan diluar
Aku mulai bangkit untuk menyaksikan itu
Aku hanya bisa melihat samar dari jendela kamar
Hujan yang akan selalu sama sampai kapanpun
Hujan yang selalu mengundang banyak kenangan
Mataku selalu dapat melihat itu,ragaku mungkin dapat menyentuh itu
Tapi,bukan berarti aku bisa melihat dan menyentuhnya setiap hujan
Yang kubayangkan adalah sebuah ilusi
Bayangan semu dari orang yang kusayangi dalam hidup
Orang yang sudah hilang dan melupakannku
Aku mencoba berhenti memutar kenangan yang menyesakkan ini
Aku hanya ingin menikmati hujan dengan semua bayanganku akan masa yang akan kujalani selanjutnya
Dengan sisa harapan yang membawaku bertemu denganmu suatu saat nanti
Mungkin,kilatan dan suar petir tak menjadi masalah
Karena bagiku masalahnya adalah kau yang begitu berbeda
Dengan pertanyaan yang aku sendiri tak tau jawabannya
Aku masih saja yankin dengan semuanya yang akan terjadi lagi suatu saat
Tapi,aku tak berambisi untuk memilikimu karena bagiku itu buakn lah suatu keinginan lagi
Aku ahnay ingin bisa mendapatkan senyum terindahmu
Seperti saat mentari tak terasa terik namun senja belum muncul
Saat hujan tak ada
Dan saat aku dan kau diam dalam kerumunan itu
Dengan berbagai cara untuk bisa disimu
Aku kini sakit dan telah mati karena mencintai hatimu

Selasa, 07 Mei 2013

Puisi - Kenangan (Yang Membuatku Tertunduk)

Sunyi,malam yang begitu sunyi
Tak terdengar tawa nya tak terlihat rupanya
Sepi,malam yang begitu sepi
Pengap,menyesakkan dada
Kala aku mulai berfikir
Kala aku mulai diam
Kala aku benar-benar merasa takut
Aku menahan rasa sakit yang tak tertahankan
Air mata yang kubendung sejak lama
Dan,,tumpah seiring runtuhnya semua harapan
Aku yang selalu yakin,menunggunya disini
Aku yang telah sakit,bertahan untuknya disini
Aku tahu,ini penantian yang tak akan ada akhirnya
Tapi,aku belum ingin menyerah
Walau pada kenyataan mungkin kenangan itu sudah tak berarti untuknya
Tuhan,terlalu banyak rindu yang tersimpan
Terlalu banyak kata yang tak bisa diungkapkan
Terlalu banyak rasa sakit yang dirasakan
Tapi aku tahu,dia takkan tau dan tak akan peduli
Lalu dapatkah aku memutuskan untuk melupakannyya??
Lalu dapatkah aku memilih untuk menghapus semua tawa yang pernah dia buat untukku??
Lalu dapatkah aku memilih untuk tak pernah lagi melihatnya??
Sesuatu yang sulit adalah saat aku mulai terbiasa dan kehilangannya
Ini untuk selamanya atau sementara tuhan??
Bisakah kau jawab aku??
Lalu,apa yang harus aku lakukan??
Aku memiliki-Mu Tuhan
Dan berikan aku jawaban atas penantian yang dapat membunuhku ini

Senin, 06 Mei 2013

Renungan

Hidup???? seberapa dalam kalian memaknainya???? Apa pernah terfikir untuk mengakhiri hidupmu hanya sebuah keinginan yang tak kunjung kau dapatkan?? pernah??? jika pernah coba renungkan kembali.Seberapa sabar kalian hidup dalam penderitaan dan kalian bisa melakukan itu dengan baik,seberapa besar usaha yang kalian lakukan sehingga kau bisa tersenyum bangga pada dirimu sendiri,sebesar apa pengorbanan yang telah kalian lakukan sehingga kalian bisa membuat mereka semua tersenyum,sebebrapa sering kalian memimpikan sebuah cita-cita besar yang menjadi nyata ,pikirkan itu semua kembali.Jika kalian semua putus asa,maka dunia akan kehilangan harapan besarnya untuk bertahan lebih lama lagi.Ingatkah kalian,bahwa kalian tercipta memang untuk mati kembali,tapi itu semua bukan kalian yang menentukan tapi tuhan.Tuhan,mengirimmu ke dunia ini,untuk bermain dalam perannya yang disiratkan dalam sebuah takdir yang apik.Tuhan,menyuruhmu untuk tetap menjalankan semua peran itu hingga kalian tau apa AMANAT dari Takdir itu,hingga saat nya tuhan menyuruhmu untuk kembali ,mungkin ke surga sana atau ditempat dimana kamu akan tau semuanya  setelah matamu tertutup untuk selamanya.
Saya sebagai bagian dari takdir tuhan pun masih selalu mengeluh atas kebosanan menjalani takdir ini.Saya selalu tidak bisa menerima suatu kenyataan yang membuat saya terlahir seperti ini.Saya selalu munafik dengan selalu membukus kesulitan saya dengan seulas senyum,tapi bahkan saya selalu menjadi garang dengan memperlihatkan muka kumal nan menakutkan kepada semua orang yang telah baik kepada saya.Saya selalu tidak ingin hidup dalam suatu keadaan yang membuat saya harus memilih sesuatu yang tak bisa dipilih ,namun akhirnya saya pun harus memilih apa yang tak ingin saya pilih.Terkadang menangispun tak bisa menenangkan gundah tentang hidup yang tak kunjung berhenti,tapi ini yang saya jalani dan ini yang mendewasakann saya.Hal yang paling tak ingin terjadi dalam hidup saya  adalah perpisahan,namun itupun ada dalam suratan takdir saya  dari tuhan,perpisahan yang memisahkan dua orang yang saling mencintai meninggalkan kepedihan yang sangat menyayat hati dan menyimpan banyak kenangan yang takan pernah bisa mati.Namun seiring berjalannya waktu,saya bisa mengerti bahwa kenangan itu tak akan pernah diingat lagi terlebih jika kita sudah hidup dengan hati lain yang entah bagaimanapun itu pasti lebih baik.Saya selalu bertanya?? apa mereka yang seperti itu selalu mudah untuk berpaling?? Apakah mereka tak pernah sakit hati dan trauma atas perpisahan?? bahkan dengan mudah tertawa seperti layaknya tak pernah terjadi apa-apa.
Lalu,kemunafikan,pernahkan kalian hidup dan tinggal disekeliling orang-orang munafik??? orang yangselalu berjanji ada disampingmu namun menghilang saat kau sudah tak menjadi apa-apa.Lalu mereka melupakanmu layaknya tak mengenalmu saat itu.Pernahkah kalian berkhianat??? bahkan dikhianati??? pernahkah??? Jika pernah ,kita sama,sama-sama ditipu oleh orang munafik yang pandai berkhianat.Mereka pergi dan tak mau lagi peduli.Seolah kita itu sampah.Dan sejak saat itu,kalian benar-benar menutup diri kalian dari keramaian,takut untuk mengenal orang baru,dan lebih sering menyendiri dengan khayalan tabu yang kalian yakini akan menjadi nyata.
Baiklah kesimpulannya adalah bagaimana kita menyikapi semua yang sudah dan akan terjadi.Apapun itu kesulitan , percayalah toh lakon dalam sinetron pun akan menemukan kebahagiaan disetiap episode nya,bahkan kartun cinderrella pun akhirnya dengan kebahagiaan,Doraemon pun masih selalu baik dan menolong Nobita walau Nobita selalu ceroboh,begitupun dengan tuhan,hanya saja kita harus yakin dan setia kepadanya maka uhan akan selalu bersedia mendengar celotehan kita yang sebebnarnya bahkan tidak baik

Sabtu, 04 Mei 2013

Pandangan Pertama

Kala malam mulai beranjak larut
Bayanganku akannya tetap ada
Aku tak mengenalinya,bahkan baru melihatnya
Tapi aku mulai berani bermain-main dengan pikiranku
Aku seolah-olah mengenalnya
Tapi,semakn aku begitu,semakin aku tak tau siapa yg kupikirkan
Aku tergila-gila saat itu,bahkan sampai saat ini
Asaku mengerang seakan ingin ketempat dimana dia menghilang
Aku akan mengejarnya dan mengatakan kegilaanku ini
Senyumnya yg menawan
Rupanya yang rupawan
Tawanya yg renyah
Aku bahkan masih mengingatnya
Tuhan,jika kau berkenan
Bisakah aku bertemu dengannya sekali lagi??
Maka,pada saat itu aku akan mencoba mengenalnya
Tuhan,tapi itu mustahil
Jika pun takdir mempertemukan kita dalam suatu kebetulan
Apakah dia sudi kenal dengan wanita buruk seperti diriku??
Tuhan,semuanya ku kembalikan padamu
Keinginanku terlalu banyak
Dan harapanku tak pernah koyak
Aku memilikimu TUHAN
yang dapat memberi apa yang kuminta
Kuasa-Mu sangat indah
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Translate

Pages

Blogger templates

Blogroll

Author