Harapan
Hari ini adalah hari dimana aku mulai bisa memikirkan segalanya dengan
pikiran terbuka.Aku mulai mencemaskan hal-hal yang beberapa waktu
kebelakang sempat terjadi padaku.Aku mulai merasakan apa yang dinamakan
takut,dan aku mulai bisa merasakan apa itu kesepian dalam keramaian.Saat
yang lain hanya bisa berfikir secara idealis,maka aku mualai mencari
cara berfikir dengan logika yang begitu rumit.Tuhan,maaf kan atas apa yg
sudah aku lakukan,aku terkadang melupakanmu saat aku tertawa
bahagia,dan kembali mengingatmu saat aku benar-benar sedang
susah.Tuhan,izinkan aku mengecap kemenangan lagi,izinkan aku membuktikan
kepada mama bahwa aku pantas di banggakan .Jangan jadikan aku
sampah,jangan jadikan aku sampah,dan jangan jadikan aku sampah.Izinkan
aku melenggang bebas bersama kemenangan yg membahagiakan.Kemenangan yg
dapat menjadi kenangan disaat aku mulai bersiap untuk melangkah lagi.Aku
takut tuhan,AKU TAKUT MENJADI KERDIL.Menjadi orang yang dibelakangkan
tanpa dipandang sama sekali.Tuhan,aku hanyalah seorang hamba dari
sebegitu banyaknya hambamu yg benar-benar meminta padamu.Aku tak meminta
lebih,hanya saja izinkan aku bertahan pada tempatku dan bisa tersenyum
lega dengan itu.Tuhan , aku mohon , harapanku hanya itu saat ini.Karena
itu yang dapat membawaku pergi dalam keadaan yg kelam.Aku ingin bisa
melangkah lebih yakin lagi tuhan,dengan banyak harapan yg kusimpan dalam
setiap hariku.Mimpiku sangat besar,untuk membahagiakan mama,papa,dan
semua orang yang berharap padaku.Jangan buat aku terjatuh kedasar dan
membuat mereka kecewa.Tuhan,aku hanya lah hambamu yg dilumuri banyak
dosa,aku hanya hambamu yg tak tau diri.Namun, aku tau keagunganmu,maka
izinkan aku membuktikan nya , bahwa aku mampu menjadi yang dibanggakan.
0 komentar:
Posting Komentar