Jumat, 05 September 2014

Ratu dan Singgasana

Ratu dan kaki kotornya
Yang terus berpijak pada jalan yang sempit
Yang terus berpijakdengan penuh harap
Yang terus berpijak pada angan-angan
Singgasana yang sejak dulu impikan adalah tujuan terakhirnya agar dapat memperbaiki sesuatu yang salah itu
Singgasana yang diduduki oleh orang yang tidak tepat ,membuatnya terus merasa ingin berteriak
Rasa sesak di dada saat terus dianggap orang kerdil
Saat suara kecil itu merintih meminta keadilan
Saat suara kecil itu terus ditimpa hantaman oleh cakap besar seorang pembohong
Senja dan re,bulan di sin ggasana 
Saat semuanya harus bertukar posisi 
Saat kesempatan datang
Seraya sinar sang rembulan mulai nampak
Saat gelap yang menakutkan berubah menjadi imajinasi dalam naungan sang bintang
Keraguan pun muncul disaat ia harus terus berjjuang hingga ujung penantian
Cinta yang ia lupakan dan jati diri yang ia kesampingkan
Membuat ia harus berjuang sendiri dengan suara kecil mendukung yang semakin jauh semakin tak terdengar
Tuhan begitu adil dengan jalannya
Tuhan begitu peduli pada hambanya
Para pemuja yang menjadikan tuhan sandarannya
Para pemda yang berjuang dibawah lindungan tuhannya
Akan menang pada akhirnya
Menang dengan keringat dan otak yang tak pernah berhenti memberi arti yang sesungguhnya pada hidup ini
Hingga akhirnya mereka yang berpura-pura dan menutup sebelah matanya
Akn menyadari
Bahwa ada banyak orang yang tertindih dan mencoba bangkit
Demi perubahan yang menyejukkan
Hingga saat hamparan warna merah di akar mawar
Terus tumbuh dan indah walau harus berdampingan dengan bahaya
Saat mereka mjulai yakin
Maka tuhan akan selalu adil 
Akan membuat malam ada dan siang ada
Bulan pada masanya dan mentari pada masanya
Maka semuanya akan berjalan sesuai rencana tuhan 

Senin, 18 Agustus 2014

Berjuta Hati

Tentang cinta yang hadir bersamaan...
Untuk kau yang akhir-akhir ini menyita perhatianku
Untuk mu yang akhir-akhir ini bersamaku
Dan untuk mu yang akhir-akhir ini selalu tertawa bersamaku
Hari yang kelam seakan kembali seperti awal dimana aku mengenal seseorang yang telah terkubur dalam lubang kenangan yang tak ingin ku gali lagi,seseorang yang membuatku hingga detik ini selalu tersiksa karena masih merindukannya.Dan seseorang yang membuatku selalu tertatih saat ingin melupakannya.Namun,akhir yang menggantung dan sepenggal cinta yang tumbuh namun kandas ,membuatku ingin berlari dari kenyataan akan hari esok dan esoknya lagi.Aku berusaha menerima namun aku tak kuasa,aku berusaha menahan namun rasa sesak ini selalu berbekas disini.Beberapa bulan yang telah aku lewati hingga detik ini yang masih berjalan.Aku seakan menemukan beberapa sosok yang membuatku ingin sekali aku menjadi miliknya.Sosok-sosok dengan khas yang membuatku mulai merindukannya saat mereka tak lagi disisiku.Tapi,sosok yang membuatku tak dapat berhenti berfikir apakah aku mulai mengagumi mereka hingga aku bisa mulai merasakan merindukanya,Hari demi hari yang masih bertahan dengan angan yang sama,perasaan yang membuatku ingin sekali berteriak dihadapannya bahwa mereka telah mebuatku tertarik dalam jebkana yang entah sengaja atau tidak mereka buat.Aku mulai menyadarinya saat aku mulai mengerti akan apa yang membuatku menjadi seperti ini.Semuanya yang telah aku raih dengan berbagai peluh yang menetes tanpa kehadiran sosok yang dapat membuatku te nag disampingnya.Namun,sosok-sosok pujangga itu selalu hadir dibelakangku untuk terus mendukungku dan seakan mereka ada agar terlihat jelas di hadapanku.Tak dapat ku pungkiri bahwa hati yang telah mati sesaat menajdi etgrasa peka dan hidup kembali,rasa ksepian yang panjang dan rasa sesak yang tak pernah ku njung hilang,seakan tergantikan oleh rasa memiliki dari sisi ku yang mungkin tak mereka sadari.Namun,aku tak mau terlalu percaya diri,aku dengan keadaannku yang jauh dari sempurnanya dengan sosok-sosok mereka yang begitu hebat dan tak mungkin sama dengan ku membuatku ingin mundur kembali dengan apa yang telahg aku miliki sebelumnya,tapi rasa memiliki ini tak mungkin dapat pudar dengan mereka yang selalu ada dalam  benak dan hariku di setiap detiknya.Aku mungkin mencintai mereka tanpa sadar,tapi aku berusaha untuk meyakinkan diriku bahwa hati tak mungkin dapat mencintai banyak hati dalam kenyataan yang pahit.
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact Us

Translate

Pages

Blogger templates

Blogroll

Author